MENYELESAIKAN MASALAH KONTESKTUAL YANG TERKAIT DENGAN BARISAN ARITMATIKA
MENYELESAIKAN MASALAH KONTESKTUAL YANG TERKAIT DENGAN BARISAN ARITMATIKA
Barisan aritmatika (Un) adalah barisan bilangan yang memiliki pola yang tetap. Nah, polanya itu bisa berdasarkan operasi penjumlahan atau pengurangan. Jadi, setiap urutan suku memiliki selisih atau beda yang sama.
ciri-ciri barisan aritmatika, antara lain : Memiliki perbedaan selisih yang sama semuanya. Pengurutan bilangan secara teratur. Tak disertakan dengan ciri operasi bilangan pengurangan maupun penjumlahan.
Apa saja contoh barisan aritmatika?
Secara sederhana, barisan aritmatika adalah suatu barisan bilangan dengan pola tertentu berupa penjumlahan yang memiliki beda atau selisih yang sama atau tetap. Contoh barisan aritmatika, yaitu 5,10,15,20. Dalam barisan tersebut, setiap suku memiliki beda atau selisih yang sama, yaitu 5.
rumus barisan aritmatika?
Sn = n/2 (2a + (n – 1) b)
- U1 = a adalah suku pertama pada barisan aritmatika. - b adalah beda barisan aritmatika, yakni Un – Un-1. - n adalah jumlah suku. - Un adalah jumlah suku ke-n.
Apa yang dapat disimpulkan dari barisan aritmatika?
Sehingga, dapat disimpulkan bahwa barisan aritmatika adalah susunan angka dengan selisih konstan. Sedangkan, deret aritmatik adalah jumlah angka-angka dalam suatu barisan. Deret aritmatika biasanya disimbolkan dengan Sn. Adapun, contoh deret aritmatika adalah 2 + 4 + 6 + 8 + 10 yang berarti jumlahnya adalah 30.
Komentar
Posting Komentar